Air Mata kah? Hujan kah?

Disaat bumi menangis ataupun berpeluh
Aku hanya memandanginya dengan pilu
Atau aku akan masuk kedalamnya dan membiarkan semua air itu juga membasahiku

Berjalan dalam air matamu
Berjalan dalam peluhmu
Berjalan dalam air

Apa yang aku harapkan?
Apa yang aku inginkan?

Hanya berharap air mata kita mampu bersatu
Berbaur menjadi satu
Hanya berharap tak ada yang mampu mengenali
Siapa diantara kita sesungguhnya yang menangis

Air matamu kah itu?
Air mataku kah itu?

Biarkan kita bersatu, tetap seperti ini
Biarkan saat ini
Sebentar saja begini

Biarkan tak ada yang mampu membedakan
Mata penuh luka di dalam hati
Dengan mata yang terluka karena hujan yang membasahi

Biarkan tak ada yang mampu membedakan
Pipi yang basah karena tangis
Dengan pipi yang basah karena hujan yang mengaliri

Biarkan seperti ini
Sesaat saja seperti ini
Aku butuh tempat untuk bersembunyi
Saat air mata ini tak mampu ku bendung lagi

Terima kasih langit
Mungkin bukan inginmu menangis bersama
Mungkin bukan inginmu berpeluh bersama
Tapi terima kasih untuk mau menutupi aku yang tak sempurna
Aku yang lemah tapi tak mau tampak lemah


0 komentar:

Posting Komentar

 
Poem of Love Blog Design by Ipietoon