Dunia Tak Perlu Tahu

Dunia mungkin tak perlu tahu
Tapi aku tak sanggup menahan sendiri

Maaf
Maaf
Maaf

Biar aku yang berjalan menjauh
Bila aku mampu
Agar bukan kamu yang akan tersakiti

Menyayangimu tulus
Bagaimanapun

Percaya saja pada apa yang akan terjadi
Pasti tetap terjadi

Semangat untukmu
Sehat untukmu
Sukses bagimu

Mendukungmu selalu
Sahabat sejati
Kakak tercinta

Biarkan aku menjauh

Maaf
30.10.16

AKU

Apa yang bermula pasti berakhir juga
Bagaimanapun aku berusaha sekuat tenaga untuk terus menggenggam
Apa yang bukan untukku akan terlepas juga
Bagaimanapun hubungan akan berakhir juga
Entah bagaimana perpisahan itu terjadi
Baik berpisah karena Tuhan maupun berpisah karena orang

Bagaimanapun perpisahan dengan yang disukai tak akan pernah biasa saja
Luka itu pasti ada
Berbekas atau tidak tergantung bagiaman luka itu terbentuknya

Aku berusaha untuk memandang tetap kedepan
Menyukaimu haruskah aku katakan?
Aku berusaha untuk menjadi lebih baik lagi
Memantaskan diri ini sendiri

Bila kita memang harusnya bersama
Bagaimanapun kita saling berjauh-jauhan
Tak akan mungkin kita saling melupakan

Crush, Please help me.
26.10.16

I Hate You but I'm Just A Liar

Apa mataku mampu mewakili apa yang aku rasakan?
Maka dapatkah kau melihatnya dari sana?
Sepertinya hatiku mulai merasakan hal yang berbeda
Seakan bukan lagi aku pemiliknya

Berdebar-debar dalam cemas dan harapan
Berdenyut nyeri saat kau ceritakan tentang seseorang nan disana
Tapi aku siapa?
Aku bisa apa?
Aku tak ingin jatuh hati lagi
Salah lagi

Tapi aku juga tak mampu lagi membohongi hati ini
Terlalu jujur
Terlalu polos
Aku mulai memiliki rasa yang tak sama bagimu

Aku tak mau
Aku tak berharap
Biarlah kita tetap berteman
Sebagaimana sekarang

Tapi hatiku tak mau dibohongi
Ia tak mau hanya tetap berteman saja
Tak mau kehilanganmu
Tak mau kau bersama yang lain

Egois
Sedih karena tak mampu mengendalikan rasa ini
Maaf
Ia tak mau aku pungkiri
Keberadaannya adalah menyukaimu

XX
Please!
I hate you
I love you
I hate that I love you
25.10.16

Biarkan Aku Tetap Sama

Aku tak mengerti cinta bahkan setelah berkali-kali merasakannya
Aku tak berharap aku akan terjerat kembali

Bagaimana aku seharusnya memilih?
Pikiranku adalah kamu, setiaku adalah bersamamu
Meski aku bahkan tak pernah tahu apa yang kau lakukan, kegiatan dan semua tentangmu
Haruskan aku tetap menunggu sebuah kesempatan?

Atau haruskan aku melepaskan rasa
Beralih pada yang terlihat
Aku justru tak berani berjalan
Tak berani berharap

Bolehkan aku memilih jalan?
Hatiku bolehkah kau lepaskan?
Aku tak ingin memilih ini, tak ingin mencintai
Biarkan aku padanya tetap sama

Meski aku tak pernah tahu apa adanya dia
Bolehkan aku tetap memilih rasaku padanya?
Biarkan aku tetap sama

XX
Please my crush.
23.10.16

Ke(galau)an Sendiri

Hati apakah aku nampak seperti orang yang tidak bisa dipercaya?
Apakah kau ragu akan diriku ini?
Aku menghindar dan berjalan menjauh bukan hanya karena mauku.
Jujur aku takut, hal yang sama akan kembali lagi.
Cukupkah sekali tersakiti?

Hati percayalah aku menyayangimu.
Aku masih akan tetap menerimamu bagaimanapun yang terjadi.
Aku masih akan menyayangimu bagaimanapun masa lalu yang pernah kau lalui.
Aku masih akan tetep sama memelukmu hangat dalam ketulusan kasih.

Aku tahu apapun yang akan terjadi kau tak mungkin kembali sama lagi.
Tapi aku percaya padamu hati
Kau masih mampu menyayangi
Ketulusanmu tak pernah aku pungkiri
Kau yang menjadi semakin dewasa
Perlukah aku bimbing lagi?
Kau yang sekarang seharusnya tahu

Dan aku percaya
Kau yang harusnya paling memahamiku
Bagaimana dahulu kita berjuang
Dari berusaha sampai mendapatkan lalu terjatuh dan kembali bangkit

Aku tak pernah meninggalkanmu sendiri
Aku ada dan masih akan selalu ada bersamamu
Tapi aku memohon
Tolong jangan terlena
Tolong jangan jatuh cinta
Tolong jangan kembali memilih lubang yang sama

Meski kita pasti bisa melaluinya bersama
Tapi aku masih tak sanggup untuk terluka

Cintailah apa yang nyata ada
Buddha Dharma selalu setia
Dalam Sangha persaudaraan kita bersama
Dengan Buddha di dunia ini

Pribadi lain masih begitu meragukan
Bagaimanapun indah nampaknya
Tapi aku masih belum berani
Aku masih ragu mungkin juga pada diriku sendiri

Maafkan aku hati mungkin justru aku yang menghalagi
Maafkan aku tapi aku tetap berpikir ini adalah yang terbaik
Maaf bila kita masih harus mundur lebih lama lagi

Pandangilah, kagumilah
Tersenyum pun bukan masalah
Berdebarlah karena kau masih ada
Tapi jangan maju
Jangan bergerak
Jangan berharap
Jangan memikirkannya lebih jauh lagi

Cukup sampai disini
Berhentilah meski semua masih nampak indah

Apalah ini apalah aku?
20.10.16
(ketidakjelasan saat hati tak tentu arah, pikiran terbang entah kemana sedangkan jiwa terjebak disini)


Hatimu Mendua (?)

Kepada hati yang pernah terluka,

Wahai hati yang dahulu kalah, haruskah kini kau kembali merana?
Tolong aku ikuti pikiranku
Tolong aku berhentilah memberontak
Tolong aku yang aku pikirkan hanyalah untuk kebaikanmu

Hati, berhentilah menjadi bodoh
Jangan terjerumuh semakin jauh
Kau harus mampu menghentikannya
SEKARANG
Meski semua masih terlihat baik-baik saja
Meski semua masih terasa indahnya

Percayalah aku tak ingin kau terluka
Aku tahu mungkin aku terlalu menjaga
Kagumilah tapi jangan jatuh cinta
Pandangilah tapi jangan menyentuhnya
Bara api itu akan melukaimu begitu parah

Jangan bodoh lagi
Jangan terjatuh lagi
Jangan ..


Crush on you!
Cukup sampai disini
Aku harus membangun benteng yang jauh lebih tinggi lagi

18.10.16


 
Poem of Love Blog Design by Ipietoon