Akhir?

Aku tidak ingin menghapus kamu dari pikiranku, karena bagaimanapun sakitnya aku ingin mengingat semua tentangmu, meski mungkin tak lagi dengan perasaan yang sama, mungkin tak lagi dengan debaran yang sama.Aku masih ingin mengingatmu sebagai suatu kenangan yang bagaimanapun pedihnya tetapi telah membentuk aku hingga saat ini, aku ingin mengingat semua kenangan tentangmu, yang biarlah aku simpan rapi dalam ingatanku ini untuk menjadi pengalaman dan pelajaran berharga mengenai cinta.Aku mungkin terkesan menyerah, tapi percayalah bahwa aku masih berharap meski tak setinggi dulu, masih berharap bahwa akan ada “kita” bukan aku dan kamu yang kini terpisah.Kejujuran adalah saat aku masih berharap bahwa akan ada lagi saat-saat seperti dulu, disaat kita bercanda bersama, tertawa bersama tanpa ada rasa cangung dan tak biasa, semua hanya terjadi dan mengalir begitu saja. “kita” hanya menjadi apa  adanya “kita”.Akankah kamu mengaggap aku bodoh jika aku masih berharap bahwa akan ada lagi canda tawa yang sama seperti dulu?Mungkin iya kamu akan menganggap aku bodoh, karena aku hanya berharap tanpa melakukan apapun untuk mewujudkan harapanku itu. Tapi tak sadarkah kamu berapa banyak waktu yang aku habiskan untuk mencintaimu? Tak sadarkah kamu berapa banyak hati yang aku gunakan untuk menyayangimu?Kini aku di sini, malam ini, merindukanmu, merindukan kembalinya dirimu. Tanpa berani melakukan apapun, karena aku takut, takut untuk terjatuh lagi pada cinta yang sama, yang aku tahu hanya akan berakhir sama pula, berakhir menyakitkan.Haruskah aku berhenti di sini, saat ini juga? Apakah kamu menginginkan itu pula? Karena hanya ada satu jalan, hanya akan ada satu cinta yang aku harapkan dan jika memang itu bukan dirimu aku akan melanjutkan perjalananku menemukan cinta yang memang untukku.Satu hal yang aku ingin kau tahu bahwa saat ini, saat aku menuliskan ini, aku masih merindukanmu, masih berharap padamu, tapi mungkin ini akan menjadi yang terakhir, akupun tak tahu akankah ini sungguh menjadi yang terakhir aku merindukanmu, tapi aku harap begitu.Aku hanya ingin kau tahu saat ini, bahwa aku merindukanmu, dan mungkin ego dan gengsiku yang terlalu aku jaga sehingga aku tak ingin mengatakan bahwa aku merindukanmu saat ini. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Poem of Love Blog Design by Ipietoon